Our Location
Jalan Tirtodipuran, No. 15, Mantrijeron, Yogyakarta

Pameran ini muncul dari perhatian pada struktur visual yang hadir dalam kehidupan sehari-hari semacam fasad rumah, baris rak buku, dan pola yang terbentuk dari elemen-elemen sederhana. Melalui titik awal tersebut, karya-karya di dalamnya menawarkan cara lain untuk memahami bagaimana gambar terbentuk.
Dalam seri fasad, elemen arsitektur diperlakukan sebagai susunan modul. Jendela, pintu, dinding, serta garis atap dialihkan ke bentuk yang lebih padat, diulang, digeser, atau dipertegas hingga muncul jejak-jejak hubungan antarbagian. Fasad hadir sebagai kumpulan bidang yang saling menahan dan mendorong, membuka cara pandang yang lebih dekat pada struktur visualnya. Perhatian bergerak pada pertemuan garis, pergeseran warna, serta irisan bentuk yang sering luput ketika bangunan dibaca sebagai satu kesatuan. Seri ini menempatkan fasad sebagai permukaan yang menyimpan banyak kemungkinan, seolah setiap potongan arsitektur menyumbang modul kecil yang membangun keseluruhan gambar.
Seri pixel tersusun melalui proses yang berulang pada berbagai rak buku. Setiap rak difoto, lalu satu garis pixel horizontal dipilih dari foto tersebut. Garis tipis itu diperluas secara vertikal hingga mengisi keseluruhan bidang, sehingga setiap rak menghasilkan satu karya dengan karakter visualnya sendiri.
Foto rak berperan sebagai sumber warna, cahaya, dan tekstur yang tersembunyi dalam garis tersebut. Ketika pixel line diperbesar menjadi satu permukaan penuh, perhatian mengarah pada suasana yang muncul dari sumber yang sangat sederhana itu. Barisan buku berubah menjadi bidang warna yang menyampaikan kesan yang sulit terlihat saat berhadapan langsung dengan rak fisiknya.
Pixel berfungsi sebagai unit yang merangkum pengalaman visual sehari-hari, lalu mengembangkannya menjadi bentang chromatic yang lepas dari bentuk awal sumbernya. Setiap karya membuka kemungkinan pengamatan yang lebih lambat, seolah rak-rak itu menyampaikan kisah lain ketika diterjemahkan ke dalam satu baris warna.
Kedua pendekatan ini menempatkan fotografi sebagai ruang bermain. Reduksi, repetisi, serta pergeseran dihadirkan untuk mengamati ulang hal-hal akrab. Gambar bergerak dari representasi menuju struktur, atau dalam pengertian berbeda, dokumentasi menuju permainan.
Dalam ekosistem seni yang semakin seragam–bentuk karya hingga dramaturgi pameran serta tekanan pasar–karya-karya ini membuka jeda. Jeda tersebut mengajak kita melihat bahwa percobaan tumbuh melalui ruang sederhana; satu fasad, satu baris rak, satu pixel. Dari hal-hal sederhana inilah peluang baru memperoleh tempat.
– Arham Rahman

Katalog Of Pixel and Elastic Mind